400 Petugas Turun Tangan Atasi Banjir Rohil, Ini yang Dilakukan Pemkab
![]() |
| (Foto kegiatan: https://mediacenter.rohilkab.go.id/view/400‑petugas‑turun‑tangan‑atasi‑banjir‑rohil‑ini‑yang‑dilakukan‑pemkab) |
Penanganan tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Rohil. Personel dari masing‑masing instansi dikerahkan untuk membersihkan saluran air di sejumlah titik yang dinilai memerlukan penanganan segera .
Kepala DLH Rokan Hilir, Suwandi, S.Sos., mengawasi langsung operasi pembersihan di lapangan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan difokuskan pada jalur aliran air utama, dimulai sejak pagi dengan membersihkan aliran Sungai Suhub hingga Kampung Pasir, karena sebagian besar aliran air dari wilayah sekitar menuju jalur tersebut.
“Sejak pagi kami membersihkan aliran Sungai Suhub hingga Kampung Pasir. Karena aliran air dari wilayah ini umumnya menuju Sungai Suhub, pembersihan dilakukan untuk memperlancar aliran air,” kata Suwandi .
Ia menambahkan bahwa penanganan dilanjutkan pada sore hari bersama tim BPBD dan Damkar, untuk membersihkan drainase di sepanjang jalan kecamatan guna mengurangi hambatan aliran air menuju Sungai Pabrik hingga bermuara ke laut. Selain kawasan Sungai Suhub dan Kampung Pasir, pembersihan juga dilaksanakan di Bagan Timur dan Jalan Pelabuhan Baru.
Dari total 400 petugas yang dikerahkan, DLH Rohil menurunkan sekitar 300 petugas parit, sedangkan 80 personel satuan tugas penanggulangan banjir turut membantu penanganan di kawasan perkotaan Bagansiapiapi.
Dalam kesempatan itu, Kepala DLH mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong‑royong menjaga kebersihan saluran air melalui koordinasi tingkat RT dan RW. Menurutnya, penanganan banjir tidak hanya menjadi tugas pemerintah saja, melainkan membutuhkan peran serta warga untuk tidak membuang sampah ke saluran dan rutin membersihkan lingkungan sekitar.
“Kami mengajak masyarakat menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui RT dan RW agar pembersihan parit dapat dilakukan bersama‑sama,” ujar Suwandi .
Pemkab Rohil melalui instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di titik‑titik rawan genangan untuk mengurangi dampak banjir apabila hujan deras kembali turun. (Redaksi / Infotorial)
Artikel ini telah tayang di www.mediacenter.rohilkab.go.id

Posting Komentar
Anda Sopan Kami Segan